B A N G G A B E T A W I

Jumat, 26 September 2014

Legenda Topeng Betawi Setia Warga

  Nama Bokir mungkin sudah tidak asing lagi bagi pecinta lenong Betawi. Di masanya, pria dengan nama lengkap Muhammad Bokir bin Djiun itu sempat mengalami masa keemasan di dunia perfilman Indonesia.Tokoh Betawi - Haji Bokir Bin Dji'un

Nama : Haji Bokir bin Dji'un
Lahir : Cisalak, Bogor, 25 Desember 1925
Meninggal : Jakarta, Jumat 18 Oktober 2003
Agama : Islam
Isteri : Tiga orang
Anak : Endang Sudadi - Idi Kushandi - Suari - Sabar - Umie
Orang Tua : Dji'un dan Mak Kinang
Profesi : Seniman Topeng Betawi
Karir : Bermain pada sekitar 50-an film

Tokoh kesenian topeng Betawi Haji Bokir bin Dji'un, meninggal dunia dalam usia 77 tahun pada hari Jumat (18/10) sekitar pukul 05.30. Jenazah dimakamkan siang harinya setelah shalat Jumat di pemakaman Kampung Keramat, Cipayung, Jakarta Timur.

Karier Bokir di dunia seni diawali sebagai pemain kendang sampai rebab. Kemudian dia mendirikan dan memimpin kelompok topeng Betawi 'Setia Warga' sejak tahun 1960-an hingga akhir hayatnya.sangat konsen di kesenian topeng dan lenong Betawi. Sejak usia 13 tahun Bokir sudah bermain topeng Betawi.

Selain di kesenian Betawi, muka kocak Bokir juga sering tampil di layar kaca dan bioskop. Karier aktingnya di dunia film sudah dimulai sejak tahun 1970-an. Semasa hidup, Bokir telah membintangi 17 judul film dengan berbagai genre.

Dua di antara film itu adalah film 'Betty Bencong Slebor' (1978) dan 'Duyung Ajaib' (1978). Dalam film itu, Bokir beradu akting dengan seniman Betawi lainnya, Benyamin Sueb.

Tak hanya itu, sejumlah artis kondang lainnya juga pernah satu akting dengannya. Sebut saja grup lawak fenomenal Warkop DKI yang beranggotakan Dono, Kasino dan Indro. Ketiganya juga pernah main bersama Bokir dalam film drama komedi produksi tahun 1981, 'IQ Jongkok'.

Di tahun 1980-an, Bokir juga pernah beradu akting dengan wanita yang mendapat julukan 'The Queen of Indonesian Horror', Suzanna. Sejumlah film dengan genre horor pun pernah dilakoni Bokir.

Meski peran Bokir di beberapa film hanya sebagai pemain pelengkap, aksi kocaknya bisa membuat film yang dibintanginya itu semakin menarik dan lucu. Bahkan, di sejumlah film horor yang dilakoninya bersama Suzanna, aksi kocak Bokir menambah menarik film yang identik dengan mistis itu.

Salah satu ciri khas yang menjadi ikon Bokir adalah gigi tonggos miliknya. Selain dunia film, paman dari Mandra dan Omas itu juga sempat menjajaki dunia sinetron. Sejumlah judul sinetron yang pernah dibintanginya antara lain, 'Koboi Kolot', 'Fatimah dan Angkot Haji Imron.'

Bokir meninggal dunia pada 18 Oktober 2002, saat saat berusia 76 tahun. Ia meninggalkan seorang istri, lima anak dan sembilan cucu. Sebelum meninggal, Bokir tinggal dengan istri ketiganya Namah.

Penampilan terakhir Bokir dan kelompoknya pada September 2002 lalu, di sebuah hajatan perkawinan di Cilangkap. Bersama Bolot, Bodong dan Malih, Bokir memainkan cerita 'Salah Denger.'

Foto

Karya dan jasa dari
seniman legendaris topeng betawi,
alm. Haji Moch. BOKIR bin DJIUN,
Tak akan pernah hilang di hati masyarakat indonesia.

Komunitas Topeng Betawi Setia Warga Kampung Dukuh

Share:

0 komentar:

Posting Komentar